Mencicipi Mie Termantap di Jakarta Festival Mie

By | 22 Agustus 2020

Mencicipi Mie Termantap di Jakarta Festival Mie

Meski merupakan makanan khas orang cina, mie sudah menjadi makanan yang umum disantap oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warung mie dan merek mie ternama di pasaran. Di Jakarta sendiri ada ratusan bahkan ribuan pedagang mie. Keduanya berjualan mie di gerobak hingga yang memiliki warung di mall.

Menyadari betapa dekatnya masyarakat Jakarta dengan mie, acara kuliner bertajuk Festival mie Online bareng BliBli dan Tirta Lie atau yang kita kenal dengan Festival Bakmi Tirta Lie. Tirta Lie merupakan seorang food vlogger yang fokus pada menu mie. Acara ini diadakan dari tanggal 29 Januari hingga 2 Februari 2020 di Atrium Plaza Blok M. Sebanyak 14 penjual mie terbaik dan enak di Jakarta ditampilkan di sini. Jangan khawatir karena pada tanggal 12 hingga 30 Agustus 2020 acara ini akan digelar kembali.

Dianugerahi gelar mi terlezat dan termantab, penjaja mi ini adalah pilihan Tirta Lie. Dimana Tirta Lie mencicipi menu mie langsung dari masing-masing penjualnya. Sebagai bagian dari Imlek dan Cap Go Meh, Tirta Lie tidak hanya menghadirkan mie saja. Ada beberapa menu Cina yang bisa dicoba. Seperti Lontong Cap Go Meh, Nasi Hainam, Nasi Tim, di Bakmi Swekiaw. Dengan harga Rp 25-50 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati menu mie halal dan makanan khas China lainnya.

Untuk mengikuti Festival Mi Tirta Lie, pedagang mie harus membawa sertifikat atau stiker yang menyatakan bahwa Tirta Lie adalah mie terbaik di Jakarta. Selain itu, pedagang harus memiliki tempat tinggal permanen. Karena bukan tidak mungkin pengunjung bisa menemukan lokasi pedagang mie untuk dijual jika sudah terlanjur jatuh cinta dengan rasanya. Pedagang juga didorong untuk mengirim dua atau tiga kali lipat dari stok biasa. Tirta Lie tidak hanya menggelar festival mie saja, namun diakuinya festival mie yang dibuatnya merupakan wadah bagi para pedagang mie untuk berkumpul dan berkembang.

Dengan adanya festival ini diharapkan tidak hanya sekedar tempat berjualan. Tetapi itu juga merupakan metode belajar dan menyatukan pengguna di satu tempat. Sehingga pedagang mie bisa naik kelas. Perbedaan utama mie halal dan non halal, jelas Tirta, terletak pada minyak dan bumbu yang digunakan. Minyak pasta non-halal biasanya terbuat dari lemak babi. Sedangkan versi halal sudah diganti dengan minyak nabati.

101 rumah makan mie akan mengikuti Festival Mie Online Indonesia bersama Blibli yang telah disetujui oleh Tirta Lie. Tidak hanya ragam mie saja, akan ada festival ini, namun juga akan ada berbagai jajanan dan jajanan lainnya yang tentunya akan memanjakan lidah dengan rasa pedas, asin, manis dan renyah.

Mi yang ditawarkan pun bermacam-macam, ada yang tidak halal dan ada yang halal! Village noodle dan modern noodles juga hadir untuk memanjakan lidah Anda di festival ini. Untuk topping jangan khawatir, karena ada berbagai macam topping seperti gnocchi dengan gnocchi. Nah buat yang suka jajan, tenang! Festival ini juga lengkap lho, jajanan yang tidak kalah enaknya seperti bakso goreng, lumpia, masakan ayam dan lainnya.

Anda dapat memilih dari berbagai mie dan makanan ringan yang sesuai dengan selera Anda dari 101 restoran mie di Festival ini! Berikut ini beberapa tips untuk membuat masakan anda lebih enak, anda bisa menambahkan cabai, cincang tuna atau tumis yang juga tersedia disini. Penggemar diskon jangan khawatir! Selain harga saku, kamu akan mendapatkan gratis ongkos kirim dengan minimal transaksi Rp 50.000 dan tambahan diskon 10.000, minimal transaksi Rp 75.000 hanya di Blibli.com dengan kode voucher: FESTIVAL101.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *